Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Menu MBG Bau di SD Inovatif Trenggalek, Satgas: Belum Ada Laporan Resmi dari Dapur

Satgas MBG Trenggalek menyatakan belum menerima laporan resmi terkait dugaan menu MBG bau dari SPPG Ngantru 3 yang sempat ditolak pihak sekolah.

Poin Penting

  • Satgas MBG Trenggalek mengaku belum menerima laporan resmi dari SPPG Ngantru 3
  • Dugaan menu MBG berbau muncul di SD Inovatif Trenggalek
  • Kewenangan sanksi ada di Badan Gizi Nasional, pemda hanya mengusulkan

KBRT - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek menyatakan hingga kini belum menerima laporan resmi terkait dugaan menu MBG yang berbau tidak sedap, yang disebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngantru 3.

Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, Saeroni, mengatakan pihaknya baru akan melakukan evaluasi setelah ada laporan resmi yang masuk.

“Ini kami belum mendapatkan laporan. Kami nanti berusaha melakukan evaluasi dan melihat, apakah nanti kami minta laporan dari SPPG tersebut untuk menyampaikan laporan ke Satgas. Iya [mendalami penyebab],” kata Saeroni, saat dikonfirmasi.

Saeroni menegaskan, pemerintah daerah memiliki kewenangan terbatas dalam penanganan kasus MBG. Pemda hanya bisa mengusulkan sanksi, sementara keputusan akhir berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Jadi di pemerintah daerah itu kewenangannya adalah mengusulkan mulai penghentian sementara sampai tetap. Penghentian sementara itu mulai satu minggu, yang menentukan dari Badan Gizi Nasional (BGN),” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia juga memastikan hingga saat ini belum ada dapur MBG di Trenggalek yang dijatuhi sanksi oleh BGN. “Belum,” kata Saeroni, singkat.

Sebelumnya, pihak SD Inovatif Trenggalek membeberkan bahwa porsi MBG yang diterima sekolah mereka bersumber dari SPPG Ngantru 3. MBG tersebut dikirim sebelum pukul 08.00 WIB karena dijadwalkan untuk menu sarapan siswa, sementara menu siang disediakan pihak sekolah.

“MBG itu datangnya kalau di SD Inovatif Trenggalek itu pagi sebelum jam 08.00 WIB, terus hari ini menunya seperti rica-rica ayam, ayam dibumbui,” kata Daimaini, guru kelas SD Inovatif Trenggalek.

Namun, masalah muncul setelah ompreng MBG dibuka. “Setelah kedatangan MBG, ompreng dibuka baunya tidak sedap dan sudah menyebar,” ujarnya.

Kabar Trenggalek - Peristiwa

Editor: Zamz