TRENGGALEK – Keberangkatan empat dokter spesialis RSUD Dr Soedomo Trenggalek untuk menjalankan ibadah haji tahun 2026 dipastikan tidak mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.
Manajemen rumah sakit mengaku sudah menyiapkan langkah antisipasi agar pasien tetap mendapat layanan medis secara optimal meski sejumlah dokter tengah berada di Tanah Suci.
Empat dokter spesialis yang berangkat haji tersebut yakni dr. Sabilarrusydi, Sp.THT-KL, dr. Naely Rahma, Sp.Rad, dr. Rosari Listiana, Sp.S, dan dr. A. Dedi Rusmanto, Sp.PD, FINASIM.
Humas RSUD Dr Soedomo Trenggalek, Sujiono, mengatakan pihak rumah sakit telah mengatur skema pelayanan sejak awal sehingga operasional rumah sakit tetap berjalan normal.
“Kami dari RSUD Dr Soedomo Trenggalek memang di musim haji tahun 2026 ada empat dokter spesialis yang berangkat melaksanakan ibadah haji, tapi dari sisi pelayanan tidak ada permasalahan,” ujar Sujiono.
Ia memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar yang berlaku di rumah sakit milik Pemkab Trenggalek tersebut.
Menurutnya, dokter spesialis yang berangkat terdiri dari satu dokter penyakit dalam, satu dokter spesialis saraf, satu dokter radiologi, dan satu dokter THT.
Untuk layanan radiologi dan saraf, RSUD Dr Soedomo masih memiliki dokter lain yang tetap siaga di rumah sakit.
“Kalau dokter radiologi tentu sudah ada karena kami punya dua sebelumnya. Kalau dokter spesialis penyakit dalam kami ada tiga, jadi standby dua di RSUD. Untuk saraf juga sama, kami punya tiga sehingga tetap standby dua,” jelasnya.
Sementara untuk layanan THT, RSUD Dr Soedomo melakukan kerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Kediri sebagai langkah back up pelayanan.
Maklum saja, dokter THT yang berangkat haji merupakan satu-satunya dokter spesialis THT yang dimiliki RSUD Dr Soedomo saat ini.
Meski begitu, masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan THT melalui poli sore yang dibuka khusus pada Kamis dan Jumat mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai.
“Demi pelayanan masyarakat Trenggalek kami datangkan ke sini, jadi masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan THT,” katanya.
Selain layanan THT, beberapa poli lain juga tetap membuka layanan sore hari. Poli spesialis jantung misalnya, buka pada Selasa, Kamis, dan Jumat sore. Sedangkan poli bedah membuka layanan sore khusus setiap Kamis.
Sujiono menambahkan, pusat administrasi terpadu untuk layanan sore mulai dibuka pukul 14.00 WIB. Khusus hari Jumat, layanan juga diperkuat dengan tambahan dokter subspesialis seperti jantung anak, paru onkologi, dan penyakit dalam.
Menurutnya, pengaturan jadwal tersebut dilakukan agar masyarakat tetap nyaman mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa harus khawatir kekurangan dokter selama musim haji berlangsung.
“Yang paling penting pelayanan masyarakat tetap berjalan dan pasien tetap terlayani,” ujarnya.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor: Zamz




















