TRENGGALEK - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Trenggalek menargetkan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) mencapai 100 persen pada 2026. Berbagai inovasi layanan pun digencarkan, mulai dari jemput bola ke sekolah hingga pengurusan secara online.
Kepala Disdukcapil Trenggalek, Ririn Eko Utoyo, mengatakan pihaknya kini mempermudah proses pembuatan KIA agar lebih praktis dan cepat dijangkau masyarakat, khususnya pelajar.
“Kalau proses KIA saat ini target kami tahun 2026 dengan target 100 persen, dengan berbagai inovasi kami, selain kami datang langsung ke sekolah dan rekaman melalui webcam di sekolah dan jadi kami kirim lagi ke sekolah,” jelasnya.
Selain layanan langsung ke sekolah, Disdukcapil juga mengembangkan sistem pengajuan berbasis online. Sekolah cukup mengisi data melalui link atau formulir digital tanpa perlu datang langsung ke kantor.
“Sekarang kami permudah dengan mengisi link, google sheet dan form dari masing-masing sekolah melalui online, tanpa sekolah mengambil atau mengantar kami proses secara online, jadi KIA kami kirim kembali ke sekolah dengan jasa ojek online,” katanya.
Dengan sistem ini, proses pembuatan KIA menjadi lebih efisien karena seluruh tahapan, mulai dari pengajuan hingga distribusi, bisa dilakukan tanpa tatap muka.
Tak hanya itu, KIA juga memuat Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang bersifat unik dan berlaku seumur hidup. NIK tersebut tidak akan berubah meski terjadi perpindahan domisili atau perubahan data pribadi tertentu.
“Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang 16 digit juga ada di KIA, dan adalah nomor unik dan tunggal yang terbit sekali serta selamanya, jika mungkin nanti ada perubahan data pribadi soal tanggal lahir dan status, tidak harus merubah NIK, walaupun awal penerbitan NIK itu berdasarkan domisili awal dan tanggal lahir, tapi kalau sudah terbit NIK tidak ada lagi hubungan domisili dengan tanggal lahir, kalau berpindah tidak harus merubah NIK, dan merubah nik proses di pusat tidak diizinkan,” ungkapnya.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Disdukcapil berharap seluruh anak di Trenggalek bisa memiliki identitas resmi sejak dini tanpa proses yang ribet.
Kabar Trenggalek - Advertorial
Editor: Zamz


















