KBRT - Saat melihat berita kecelakaan mobil, seringkali kita melihat bagian depan mobil ringsek parah sementara ruang kabin penumpang tetap utuh. Hal ini dapat terjadi bukan karena kualitas besi yang buruk, melainkan hasil kerja dari fitur keselamatan canggih bernama Crumple Zone.
Lalu, apa sebenarnya fungsi dari fitur ini dan mengapa sangat krusial bagi keselamatan berkendara? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini:
Daftar Isi [Show]
Pengertian Crumple Zone
Crumple zone sendiri adalah fitur keselamatan pasif yang diciptakan Béla Barényi dari Mercedes-Benz pada 1937, dipatenkan tahun 1952, dan diterapkan pertama kali di Mercedes-Benz W111 Tail Fin tahun 1959.
Crumple Zone atau zona benturan adalah area spesifik pada kendaraan yang dirancang untuk mengerut, melipat, dan hancur secara terkendali saat terjadi tabrakan. Biasanya, zona ini terletak di bagian paling depan atau bagian paling belakang mobil.
Tujuan utama hadirnya zona ini, bukan untuk melindungi mesin melainkan untuk menyerap energi kinetik yang dihasilkan dari benturan hebat agar tidak seluruhnya diteruskan ke dalam kabin penumpang.
Cara Kerja Crumple Zone
Secara teknis, fitur ini bekerja berdasarkan hukum fisika mengenai momentum dan impuls. Ketika mobil berhenti mendadak akibat menabrak objek, ada energi besar yang harus dilepaskan. Untuk detailnya, simak daftar dibawah ini:
- Penyerapan Energi: Saat terjadi tabrakan, struktur crumple zone akan hancur terlebih dahulu. Proses kehancuran ini memakan waktu hanya sepersekian detik, namun cukup efektif untuk memperpanjang durasi penghentian mobil.
- Mengurangi Gaya Inersia: Dengan memperlambat waktu penghentian, gaya yang diterima oleh penumpang di dalam kabin menjadi jauh lebih kecil dibandingkan jika mobil berhenti secara instan.
- Melindungi Safety Cage: Crumple zone bekerja berpasangan dengan safety cage (kabin yang sangat kokoh). Zona luar hancur untuk menyerap energi, sementara zona dalam (kabin) tetap kaku untuk mencegah penumpang terjepit.
Mengapa Mobil Modern Terkesan Lembek?
Banyak anggapan keliru bahwa mobil zaman dulu lebih aman karena bodinya tebal dan tidak mudah ringsek. Padahal, bodi yang terlalu kaku justru berbahaya.
Jika mobil tidak memiliki crumple zone, energi tabrakan akan langsung diteruskan ke penumpang. Hal ini dapat menyebabkan cedera organ dalam yang fatal atau efek whiplash yang parah karena tubuh dipaksa berhenti secara mendadak mengikuti rangka mobil yang kaku.
Komponen Pendukung Keselamatan Lainnya
Meskipun crumple zone sangat efektif, fitur ini harus bekerja selaras dengan sistem keselamatan lainnya, yang meliputi sebagai berikut:
- Airbag: Mengurangi resiko benturan kepala dengan setir atau dasbor.
- Seatbelt: Menahan tubuh agar tetap pada posisinya saat energi benturan diserap oleh crumple zone.
- Side Impact Beam: Perlindungan tambahan berupa baja kokoh di bagian pintu untuk tabrakan dari samping.
Kabar Trenggalek - Edukasi
Editor: Zamz






















