Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel
ADVERTISEMENT
ITB

Turnamen eFootball Mobile Ramai Peserta, Banyak Gamer Trenggalek Adu Kesaktian

Turnamen eFootball Mobile dipenuhi peserta, jadi ajang gamer lokal unjuk skill sekaligus cari peluang masuk dunia e-sport.

Poin Penting

  • Turnamen eFootball Mobile diikuti 64 slot peserta
  • Jadi ajang gamer lokal unjuk kemampuan
  • Komunitas eFootball dinilai makin berkembang

TRENGGALEK - Turnamen eFootball Mobile diikuti puluhan peserta dan berlangsung meriah, dengan total 64 slot terisi oleh gamer dari berbagai kalangan. Ajang ini jadi tempat adu skill sekaligus ruang bagi pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka di dunia e-sport.

Kegiatan ini digelar sebagai wadah bagi pecinta game mobile, khususnya eFootball, agar bisa berkembang lebih serius, tidak sekadar bermain untuk hiburan.

Ketua panitia, Yanuar Bima N.H., menyebut turnamen ini memang disiapkan untuk memberi kesempatan bagi pemain lokal tampil dan bersaing.

“Turnamen ini kami hadirkan sebagai wadah bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, sekaligus sebagai langkah awal dalam mencari talenta-talenta unggul di bidang e-sport,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap peserta diperbolehkan mengambil maksimal dua slot. Tingginya minat pendaftar menunjukkan komunitas eFootball Mobile di daerah ini cukup aktif.

Panitia juga menyiapkan turnamen dengan perencanaan yang matang, mulai dari teknis pertandingan hingga kesiapan perangkat pendukung.

ADVERTISEMENT

“Persiapan kami lakukan secara maksimal, mulai dari aspek teknis hingga non-teknis, agar turnamen dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta,” tambahnya.

Meski berjalan lancar, turnamen tetap menemui beberapa kendala, terutama pada jaringan internet dan perangkat peserta. Selain itu, pengaturan jadwal pertandingan juga sempat jadi tantangan.

Namun, panitia memastikan seluruh kendala bisa diatasi selama pertandingan berlangsung.

“Memang ada beberapa kendala, baik teknis maupun non-teknis, tetapi semua bisa kami selesaikan melalui komunikasi dan kerja sama yang baik antar panitia dan peserta,” jelas Yanuar.

Ke depan, turnamen seperti ini diharapkan bisa digelar lagi dengan skala yang lebih besar.

“Kami berharap turnamen ini bisa menjadi agenda rutin ke depannya, dengan kualitas penyelenggaraan yang terus meningkat sehingga mampu bersaing di tingkat regional bahkan nasional,” kata dia.

Kabar Trenggalek - Olahraga

Editor: Zamz