TRENGGALEK - Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal secara tatap muka mulai Senin (30/3/2026), usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Meski sempat muncul wacana pembelajaran daring sebagai bagian dari efisiensi bahan bakar minyak (BBM), hingga kini belum ada kebijakan resmi yang mengarah ke sistem sekolah online.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek, Saniran, menyebut pemerintah daerah masih melakukan kajian dan belum mengambil keputusan terkait wacana tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Trenggalek saat ini masih melakukan kajian-kajian, di samping itu juga sambil menunggu kebijakan dari pusat,” ujarnya.
Ia menegaskan, aktivitas pembelajaran tetap berjalan sesuai kalender pendidikan yang berlaku tanpa perubahan.
“Pembelajaran mulai hari ini setelah libur hari raya sudah masuk seperti biasa, guru tetap melaksanakan pembelajaran sesuai kalender pendidikan,” jelasnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek, Saniran, menyebut pemerintah daerah masih melakukan kajian dan belum mengambil keputusan terkait wacana tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Trenggalek saat ini masih melakukan kajian-kajian, di samping itu juga sambil menunggu kebijakan dari pusat,” ujarnya.
Ia menegaskan, aktivitas pembelajaran tetap berjalan sesuai kalender pendidikan yang berlaku tanpa perubahan.
“Pembelajaran mulai hari ini setelah libur hari raya sudah masuk seperti biasa, guru tetap melaksanakan pembelajaran sesuai kalender pendidikan,” jelasnya.
Kabar Trenggalek - Pendidikan
Editor: Zamz





.jpeg)













