KBRT - Kalau kamu lagi cari tempat yang “hidup” banget selama Ramadan 2026, jawabannya ada di barat Alun-Alun Trenggalek. Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek jadi salah satu spot paling ramai buat ibadah, nongkrong santun, sampai recharge iman selama bulan suci.
Sejak awal Ramadan, masjid yang berada di Kelurahan Ngantru itu nggak pernah benar-benar sepi. Bukan cuma buat salat wajib, tapi juga jadi tempat favorit buat ngaji, zikir, sampai itikaf. Suasananya hangat, jamaahnya datang dari berbagai penjuru.
Pengurus Takmir Bagian Peribadatan Masjid Baiturrahman, Lilik Retnohadi, menjelaskan bahwa Ramadan tahun ini tetap membawa tradisi lama yang sudah berjalan lebih dari satu dekade.
“Tarawihnya itu setiap malam satu juz. Kita mendatangkan hafidz sebagai imam, dan ini sudah berjalan sejak tahun 2009 sampai sekarang,” kata Lilik, Senin (02/03/2026).
Artinya, selama sebulan penuh, jamaah bisa khatam Alquran lewat rangkaian salat tarawih. Bagi sebagian orang, ini bukan cuma ibadah, tapi juga pengalaman spiritual yang beda—karena dipimpin langsung oleh para penghafal Alquran.
Nggak berhenti di tarawih, takmir juga menyiapkan tausiyah atau kuliah tujuh menit (kultum) setiap selesai salat Subuh dan jelang berbuka puasa.
Yang mengisi bukan cuma dari internal masjid, tapi juga menghadirkan ulama dari sejumlah pondok pesantren di Trenggalek. Jadi, jamaah dapat asupan ilmu rutin setiap hari, nggak cuma datang-salat-pulang.
Soal buka puasa, Masjid Baiturrahman juga nggak setengah-setengah. Setiap hari, sekitar 250 porsi takjil disediakan untuk jamaah. Bahkan bisa lebih di hari-hari tertentu.
Takmir menyiapkan air minum dan kurma, sementara makanan berat biasanya berasal dari sedekah warga dan jamaah sekitar.
“Untuk berbuka puasa kita juga menyediakan takjil, biasanya sekitar 250 porsi setiap hari, bisa lebih di hari-hari tertentu,” lanjut Lilik.
Buat masyarakat yang ingin berbagi, pintu selalu terbuka. Takmir hanya meminta agar komunikasi lebih dulu untuk pengaturan jadwal.
“Silakan komunikasi dulu dengan takmir, nanti akan diarahkan kapan harinya yang disarankan,” jelasnya.
Masuk 10 malam terakhir Ramadan, atmosfer makin khusyuk. Takmir menyiapkan salat malam atau qiyamullail mulai malam ke-20.
Skemanya bertahap. Malam 20 dimulai setelah tarawih dan biasanya selesai sekitar pukul 00.00. Lalu malam berikutnya dimulai pukul 01.00 dan berakhir sekitar pukul 03.00, mendekati sahur.
“Kita mulai malam 20, habis tarawih kita menunggu jamaah datang lalu dimulai, biasanya jam 12 malam selesai. Setelah itu, malam 21 dimulai jam 1 malam dan biasanya selesai jam 3 jelang sahur,” ujarnya.
Kabar Trenggalek - Sosial
Editor: Zamz





















