KBRT – Pelaksanaan Trenggalek Esports Championship Season 2 terus menyedot perhatian komunitas gim dan pelajar di Kabupaten Trenggalek. Memasuki fase grup, persaingan antartim terlihat semakin ketat, terutama pada cabang Mobile Legends dan Free Fire.
Wakil Sekretaris Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Trenggalek, Wildan Bisri, menyampaikan bahwa pada cabang Mobile Legends, dua tim tampil konsisten sejak awal pertandingan dan mampu mengamankan posisi puncak klasemen di masing-masing grup.
“Pada cabang Mobile Legend, hasil akhir fase grup menunjukkan dominasi dua tim teratas. EOG Esports berhasil finis di posisi pertama Grup A dengan raihan 12 poin, sementara Fighter Corp keluar sebagai pemuncak Grup B dengan 11 poin,” ujar Wildan.
Sementara itu, persaingan di cabang Free Fire dinilai tidak kalah menarik. Dari hasil klasemen sementara, tim SMKN 1 Pogalan menunjukkan performa solid dan unggul cukup jauh dari pesaing lainnya.
“Pada cabang Free Fire, tim SMKN 1 Pogalan tampil dominan dan berhasil finis di posisi pertama dengan selisih poin yang cukup jauh, yakni unggul 725 poin dari pesaing terdekat,” jelasnya.
Wildan menjelaskan, sistem kompetisi Mobile Legends diikuti 10 tim yang terbagi dalam dua grup. Dari jumlah tersebut, hanya delapan tim terbaik yang berhak melaju ke babak playoffs, masing-masing empat tim dari setiap grup. Sementara dua tim dengan perolehan poin terendah harus terhenti di fase grup.
“Sistem ini kami terapkan untuk menjaga kualitas pertandingan di babak selanjutnya, sehingga tim yang lolos benar-benar siap secara teknis dan mental,” katanya.
Adapun pada cabang Free Fire, total terdapat 18 sekolah yang ambil bagian. Dari jumlah itu, 12 sekolah berhasil melaju ke fase berikutnya. Menurut Wildan, hal tersebut menunjukkan tingginya minat pelajar sekaligus pemerataan kemampuan esports di Trenggalek.
“Antusiasme dari sekolah-sekolah sangat luar biasa. Ini menjadi indikator positif bahwa esports pelajar di Trenggalek terus berkembang,” ungkapnya.
Untuk menambah kualitas sekaligus kemeriahan ajang ini, panitia dijadwalkan menghadirkan caster Mobile Legends nasional, Lius Andre atau yang akrab disapa Ko Lius, pada 21 Desember 2025.
“Kami ingin memberikan pengalaman terbaik, tidak hanya bagi peserta tetapi juga penonton. Kehadiran Ko Lius diharapkan bisa menambah atmosfer kompetitif dan edukatif dalam event ini,” ujar Wildan.
ESI Kabupaten Trenggalek juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk menyaksikan pertandingan secara langsung di GOR Jwalita, Kabupaten Trenggalek. Penonton dapat masuk secara gratis dengan dukungan dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Trenggalek.
“Semua bisa nonton, acara kami gratis, silakan ajak teman, saudara, kerabat, semuanya boleh nonton tanpa batasan usia. Silakan registrasi tiket pada laman link di bio Instagram @esi_trenggalek. Kami juga sudah memberikan tata cara registrasi tiketnya,” tambahnya.
Ke depan, Wildan berharap Trenggalek Esports Championship dapat terus digelar secara berkelanjutan setiap tahun dan berkembang dengan menambah nomor pertandingan.
“Event ini kami harapkan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dan berkembang menambah nomor pertandingan. Pada tahun 2025 ini game yang kami pertandingkan ada tiga, Mobile Legends, Free Fire, dan Magic Chess. Semoga pada tahun berikutnya kita bisa menambah nomor pertandingan sehingga dapat mewadahi semua game untuk para pelaku esports,” ujar dia.
Kabar Trenggalek - Olahraga
Editor: Zamz





















