TRENGGALEK - Warga Trenggalek yang biasa naik bus ke Surabaya, Malang, atau Banyuwangi mulai akhir Mei nanti harus lebih siap berangkat lebih pagi. Terminal Tipe A Surodakan memastikan sejumlah jadwal bus AKDP bakal dimajukan satu jam.
Perubahan itu dilakukan menyusul dimulainya proyek revitalisasi Jembatan Gondang di Kabupaten Tulungagung pada 25 Mei 2026.
Proyek tersebut diperkirakan berlangsung cukup lama hingga akhir tahun. Dampaknya, jalur perjalanan bus antarkota dari Trenggalek diprediksi mengalami kepadatan dan waktu tempuh lebih panjang.
Wasatpel Terminal Tipe A Surodakan Trenggalek, Devi Ariandi, mengatakan penyesuaian jadwal dilakukan agar penumpang tidak terlalu terdampak keterlambatan perjalanan.
“Mulai tanggal 25 Mei 2026 dimulai revitalisasi jembatan di Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung,” ujar Devi Ariandi, Kamis (21/05/2026).
Menurut Devi, pihak terminal sudah mengumpulkan operator bus dan pengurus angkutan untuk menyamakan langkah selama proyek berlangsung.
Meski ada perubahan jam keberangkatan, seluruh layanan bus dipastikan tetap beroperasi normal dari dalam terminal.
“Kami sudah rapat koordinasi bersama operator bus dan pengurus. Pemberangkatan tetap dilakukan di dalam terminal, jadi tidak ada pemberangkatan melalui pool langsung ke terminal tujuan,” katanya.
Penyesuaian jadwal berlaku untuk bus AKDP jurusan Blitar, Malang, Surabaya hingga Banyuwangi. Seluruh keberangkatan dimajukan sekitar satu jam dari jadwal biasanya.
“Khusus bus AKDP tujuan Surabaya, Blitar, Malang sampai Banyuwangi kami majukan satu jam untuk mengantisipasi jarak tempuh yang jadi lebih panjang,” jelasnya.
Selain memajukan jadwal, pengelola terminal juga menyiapkan skema jalur alternatif jika arus lalu lintas di sekitar proyek mengalami kepadatan parah.
Salah satu rute yang disiapkan yakni melalui Durenan, Pasar Bandung, Campurdarat, Boyolangu hingga Terminal Gayatri Tulungagung.
“Salah satu alternatif yang bisa kami lakukan yaitu lewat Jalan Durenan, Pasar Bandung, Campurdarat, Boyolangu, lalu langsung ke Terminal Gayatri Tulungagung,” ungkap Devi.
Kabar baiknya, meski perjalanan diperkirakan lebih lama, tarif bus dipastikan belum berubah.
“Untuk penyesuaian tarif tetap normal, baik tujuan Surabaya, Malang sampai Banyuwangi,” kata dia.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor: Zamz


















