DURENAN, TRENGGALEK - Arus lalu lintas di jalur perbatasan Kabupaten Trenggalek dan Tulungagung mulai menunjukkan peningkatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Meski begitu, kondisi jalan hingga Senin (16/03/2026) masih terpantau ramai namun tetap lancar.
Pantauan di Pos Pengamanan dan Pelayanan (Pospam) simpang empat Durenan menunjukkan kendaraan keluar masuk Trenggalek mulai meningkat, tetapi belum sampai menimbulkan kepadatan berarti.
Perwira Pengendali Pospam Durenan, Iptu Dwi Siswo, mengatakan lalu lintas di jalur tersebut saat ini didominasi kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil yang melintas dari arah Tulungagung menuju Trenggalek maupun sebaliknya.
"Prediksi untuk puncak arus mudik itu perkiraan pada hari Rabu (18/03/2026), atau H-2 Hari Raya Idul Fitri," kata Dwi, Senin (16/03/2026).
Menurutnya, aparat telah menyiapkan sejumlah skenario pengaturan lalu lintas jika volume kendaraan meningkat drastis dan berpotensi memicu kemacetan.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah menonaktifkan sementara lampu lalu lintas di simpang empat Durenan. Selanjutnya arus kendaraan akan diatur langsung oleh petugas di lapangan.
"Nanti traffic light akan kita netralkan, kemudian arus diatur secara manual. Arus yang lebih padat akan kita dahulukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan," jelasnya.
Polisi juga memetakan beberapa titik yang berpotensi mengalami kepadatan, terutama di wilayah Kecamatan Durenan. Di antaranya kawasan Desa Sumbergayam serta jalur menuju pusat Kota Trenggalek di Desa Kendalrejo.
Selain titik rawan macet, petugas juga mengidentifikasi jalur yang berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas saat arus mudik meningkat. Salah satunya berada di sepanjang jalan Desa Baruharjo hingga Desa Karanggayam.
Karena itu, pengendara diimbau tetap berhati-hati selama perjalanan mudik dan tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh sudah lelah.
"Kami mengimbau pengendara tetap tertib berlalu lintas. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera menepi untuk beristirahat," ujarnya.
Kabar Trenggalek - Peristiwa
Editor: Zamz



















