KBRT - DPC Partai Gerindra Kabupaten Trenggalek mulai menyusun langkah menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2027. Selain menargetkan 12 kursi pada Pileg 2029, partai tersebut kini fokus memperkuat basis di tingkat desa dengan menyiapkan kader potensial.
Ketua DPC Gerindra Trenggalek, Adib Patoni, menyampaikan bahwa proses persiapan sudah dimulai sejak 2026 melalui pemetaan kader di setiap wilayah. Kader yang dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat dan aktif dalam kegiatan sosial menjadi prioritas.
“Untuk persiapan di tahun 2026, kader-kader Gerindra yang berpotensi di desa tersebut akan kita calonkan sebagai peserta kontestasi Pilkades di desanya masing-masing,” ujar Adib, Jumat (13/02/2026).
Menurutnya, pemetaan dilakukan berdasarkan kecamatan dan daerah pemilihan untuk melihat peluang dukungan di tingkat desa. Langkah ini diambil karena Pilkades dijadwalkan berlangsung pada awal 2027 sehingga proses pembinaan kader dilakukan lebih awal.
“Persiapannya nanti kita akan mapping di setiap wilayah. Kader Gerindra yang punya potensi dan sifatnya sosial kepada masyarakat, yang berpotensi, akan kita calonkan,” jelasnya.
Terkait jumlah kader yang akan didorong maju dalam Pilkades, pihaknya belum menyebutkan angka pasti. Saat ini pembahasan masih dalam tahap internal partai.
“Untuk jumlah target, kami belum berani memberikan bocoran kepada awak media. Saat ini masih dalam masa penggodokan,” katanya.
Kabar Trenggalek - Politik
Editor: Zamz










.jpeg)






