KBRT - Vivo X300 Pro menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta teknologi Indonesia, terutama setelah diulas oleh banyak youtuber terkenal contohnya seperti Gadgetin.
Flagship terbaru ini tidak hanya membawa peningkatan spesifikasi hardware yang agresif, tetapi juga menjawab keluhan lama pengguna setianya dengan menghadirkan sistem operasi Origin OS secara resmi di Indonesia.
Langkah pembaruan ini merupakan strategi penting bagi Vivo untuk menutup celah kekurangan di sisi perangkat lunak, sehingga memberikan pengalaman pengguna yang lebih estetik, halus, dan fungsional setara dengan versi eksklusif di pasar Tiongkok.
Berikut adalah poin-poin utama Vivo X300 Pro:
Daftar Isi [Show]
Evolusi Software
Transisi sistem operasi menjadi Origin OS, membuat Vivo X300 Pro menjadi sangat menarik bagi cukup banyak orang. Langkah ini membawa perubahan visual besar-besaran, seperti kustomisasi lock screen yang lebih bebas, animasi yang lebih smooth, serta fitur Origin Island yang sangat praktis.
Evolusi ini, membuat pengguna tidak lagi merasa bosan dengan tampilan antarmuka yang kaku, yang mana melengkapi kebutuhan antara performa gila dan estetika software yang modern.
Performa Gaming
Langkah Vivo menyematkan chipset MediaTek Dimensity 9500, memberikan performa yang luar biasa dengan skor Antutu mencapai 2,8 hingga 3 juta poin pada smartphone ini.
Selain itu, dukungan RAM 16GB LPDDR5X dan penyimpanan 512GB UFS 4.1 membuat HP ini mampu melibas game berat seperti Genshin Impact pada pengaturan grafis rata kanan dengan stabil di 59 fps.
Meskipun performanya tinggi, cara Vivo mengelola suhu tetap cukup baik, di mana suhu maksimal saat beban berat berada di kisaran 45 derajat Celcius.
Penyebab reputasi seri ini selalu unggul, adalah konsistensi kualitas kameranya, yang mana pada X300 Pro, Vivo menggunakan sensor Sony Lytia 828 untuk kamera utama dan sensor Samsung ISOCELL HPB berukuran 1/1.4 inci untuk lensa periskop 200MP.
Lensa tersebut, mampu menghasilkan foto yang tajam dan minim noise bahkan dalam kondisi minim cahaya atau saat melakukan zoom jarak jauh.
Kehadiran aksesori tambahan seperti Fotografi Kit, meliputi lensa tele tambahan dan grip eksternal, menjadi langkah terbaik yang dilakukan Vivo, untuk memberikan pelayanan pada mereka yang menginginkan kualitas foto setara kamera profesional.
Daya Tahan Baterai
Demi mendukung mobilitas pengguna, Vivo menyematkan baterai berkapasitas besar 6510 mAh yang didukung pengisian daya cepat 90W wired dan 40W wireless.
Baterai ini, ini memberikan daya tahan yang sangat impresif untuk penggunaan ringan seperti streaming YouTube atau pemakaian lainnya. Meski kapasitasnya besar, desain smartphone ini tetap diusahakan minimalis dengan frame yang lebih rata.
Spesifikasi Teknis
Kategori | Parameter Spesifikasi | Detail Teknis |
Perangkat Lunak | Sistem Operasi | Origin OS (Berbasis Android 16) |
Performa | Chipset | MediaTek Dimensity 9500 (4nm) |
Skor Antutu | ~2.800.000 - 3.000.000+ Poin | |
RAM | 16GB LPDDR5X | |
Penyimpanan Internal | 512GB UFS 4.1 | |
Layar | Tipe Panel | LTPO AMOLED, 1.07 Miliar Warna |
Ukuran | 6.78 Inci | |
Resolusi | 1.5K (1260 x 2800 pixels) | |
Refresh Rate ADVERTISEMENT | Adaptive 1Hz - 120Hz | |
Kamera Belakang | Kamera Utama | 50MP, Sensor Sony LYT-828 (f/1.57) |
Kamera Periskop | 200MP, Sensor Samsung ISOCELL HPB (1/1.4") | |
Kamera Ultrawide | 50MP, Autofocus | |
Fitur Lensa | ZEISS T* Coating & V3+ Chip | |
Kamera Depan | Resolusi | 32MP (Wide Angle) |
Kualitas Video | Up to 4K @60fps (EIS Stabilized) | |
Baterai & Daya | Kapasitas Baterai | 6510 mAh (BlueVolt Technology) |
Pengisian Kabel | 90W FlashCharge | |
Pengisian Nirkabel | 40W Wireless Charging | |
Konektivitas | USB Port | USB Type-C 3.2 Gen 1 |
Kartu SIM | Dual Nano SIM (Tanpa Slot MicroSD) | |
Fitur Lain | NFC, Bluetooth 5.4, Wi-Fi 7 | |
Fisik & Audio | Speaker | Stereo Speakers (Treble Dominant) |
Fitur Tombol | Customizable Shortcut Button (Sisi Kiri) | |
Harga & Varian | Harga Resmi (MSRP) | Rp18.999.000 |
Kabar Trenggalek - Teknologi
Editor: Zamz













.jpeg)







