KBRT - Ban merupakan komponen kunci pada sepeda motor dan yang paling sering bergesekan dengan jalanan. Kondisi komponen ini, sangat menentukan pengalaman berkendara kita sekaligus keamanan setiap perjalanan yang kita lalui.
Seperti yang kita tahu, keawetan komponen ini sangat ditentukan dengan kebiasaan berkendara kita, serta kondisi jalan yang kita lalui. Oleh karena itu, penggantian ban tidak dapat ditentukan secara sembarangan.
Sebab itu pula, kali ini kami akan merangkum sedikit tips terkait manfaat dan waktu yang tepat untuk melakukan penggantian ban. Berikut adalah rincian lebih lengkapnya yang dapat kalian ikuti:
Akibat Tidak Mengganti
Salah satu resiko membiarkan kondisi ban motor yang banyak terjadi pada pengendara, adalah ban aus yang dapat membuat pengalaman berkendara menjadi berbahaya.
Ketika ban aus atau mengalami kebotakan pola, ban akan menjadi licin dan kekuatan cengkraman rem tidak akan sekuat ketika ban dalam kondisi ideal. Hal ini, biasanya dapat diakali dengan mengikis ulang pola ban, namun hanya disarankan dalam kondisi darurat saja.
Ketika mengetahui ban sudah licin, sebaiknya kalian segera mengganti ban tersebut untuk menghindari masalah lebih lanjut.
Waktu yang Tepat Mengganti Ban Motor
Dalam mengganti ban, ada beberapa faktor yang harus kalian perhatikan. Faktor-faktor tersebut, meliputi sebagai berikut:
Perhatikan kondisi pola ban
Kondisi pola ban yang sudah menipis dan nyaris tak terlihat, menjadi salah satu faktor awal untuk segera mengganti ban motor kalian. Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, kondisi ini dapat mempengaruhi kenyamanan kalian selama berkendara bahkan juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
Ban motor yang aus akan terasa jauh lebih licin ketika digunakan berkendara. Terlebih jika di tengah musim hujan, yang mana hal tersebut dapat membuat risiko terjadinya ban selip lebih besar.
Perhatikan jarak tempuh kendaraan
Umumnya, ban motor bagian depan direkomendasikan untuk diganti setelah digunakan untuk menempuh jarak hingga 12.000 km. Sedangkan pada ban belakang lebih disarankan untuk menggantinya ketika berkendara 10.000 km.
Namun, seringkali patokan angka tersebut tidaklah sesuai. Kalian, masih bisa menggunakan ban motor dengan jarak tempuh tersebut jika memang kondisinya masih terlihat prima.
Perhatikan usia ban motor
Idealnya, usia ban motor yang direkomendasikan hanya berkisar 1,5 hingga 2 tahun. Lebih dari itu, kalian disarankan untuk segera melakukan penggantian. Karena biasanya usia ban motor yang sudah cukup lama memiliki berbagai macam kendala. Seperti ban bocor halus, timbul retakan dan lain-lain.
Ban motor yang sudah sering mengalami kebocoran
Ban motor yang sudah sering mengalami bocor saat digunakan berkendara juga sebaiknya harus segera diganti. Terlebih jika hal tersebut terjadi lebih dari 3 kali. Karena artinya ban tersebut sudah tidak berada dalam kondisinya yang prima.
Meskipun masih bisa ditambal dan digunakan sebentar lagi, Lebih baik kalian membawanya ke bengkel untuk diganti dengan dengan yang baru.
Perlu kalian catat, bahwa ban memegang peran yang cukup penting dalam praktek safety riding. Selalu rajin untuk memastikan bahwa semua spot ban kalian tidak memiliki retakan, aus, benjol atau sejenisnya.
Kabar Trenggalek - Teknologi
Editor: Zamz





















