Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

7 Solusi Cerdas untuk Kamar Mandi Aman dan Estetik

KBRT - Keamanan di area basah seperti kamar mandi merupakan prioritas utama untuk mencegah kecelakaan fatal akibat terpeleset. Konsep kamar mandi yang aman tidak harus mengorbankan estetika, justru seharusnya bisa menciptakan ruang yang fungsional sekaligus menawan.

Memastikan lantai tetap kering dan memiliki daya cengkram yang kuat adalah kunci utama dalam merancang interior kamar mandi yang ramah bagi seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Berikut adalah 7 ide desain kamar mandi anti licin yang dapat meningkatkan standar keamanan di rumah kalian.

Penggunaan Keramik Bertekstur Kasar (R-10 ke Atas)

Pemilihan jenis ubin adalah langkah paling krusial dalam menciptakan lantai anti licin. Kunci utama ide ini, terletak pada nilai Slip Resistance Rating (R), di mana ubin dengan rating R-10 atau lebih tinggi memiliki permukaan yang bertekstur kasar atau matte.

Tekstur ini memberikan friksi tambahan bagi telapak kaki meskipun permukaan lantai sedang tertutup sabun atau air. Hindari penggunaan keramik glossy yang licin dan pilihlah ubin batu alam atau keramik khusus area basah untuk keamanan maksimal.

Pemasangan Lantai Kerikil atau Batu Alam

Bagi kalian yang menyukai kesan natural, penggunaan batu koral atau batu sikat di area shower adalah solusi cerdas. Desain ini, membuat celah-celah di antara batu, yang berfungsi sebagai saluran air alami untuk mencegah genangan air.

Selain aman, material ini juga memberikan efek pijat refleksi alami pada telapak kaki saat kalian mandi, sehingga memiliki sisi fungsionalitas yang tinggi.

Penerapan Area Kering dan Basah

Memisahkan area kamar mandi menjadi dua zona, yaitu area kering (wastafel dan toilet) serta area basah (shower), sangat efektif mengurangi risiko terpeleset. Dengan membatasi cipratan air hanya di area tertentu, lantai di area wastafel akan tetap kering sepanjang hari.

ADVERTISEMENT

Kalian, bisa menggunakan partisi kaca atau tirai kamar mandi untuk memastikan air tidak meluber ke area yang seharusnya tetap kering.

Pemasangan Grab Bar

Menambahkan grab bar di titik-titik strategis seperti di dalam area shower atau di samping toilet adalah ide yang sangat cerdas. Pegangan ini, memberikan dukungan fisik saat hendak berdiri atau saat lantai terasa sangat licin.

Pilihlah pegangan dengan material stainless steel berkualitas tinggi yang tahan karat agar tetap kuat dan estetik dalam jangka panjang.

Optimalisasi Drainase dan Kemiringan Lantai

Lantai yang licin sering kali disebabkan oleh air yang menggenang akibat sistem drainase yang buruk. Kemiringan lantai harus diarahkan dengan presisi menuju lubang pembuangan (floor drain). Selain itu, penggunaan floor drain model memanjang (linear drain) kini lebih populer karena mampu menyerap volume air lebih cepat.

Penempatan Anti-Slip Mat

Meletakkan keset yang memiliki daya serap tinggi di depan pintu shower sangat penting agar kaki dalam keadaan kering saat melangkah ke area luar. Penggunaan bahan seperti diatomite sangat direkomendasikan, karena mampu menyerap air secara instan.

Jika kalian menggunakan karpet karet di dalam area mandi, pastikan bagian bawahnya memiliki perekat hisap (suction cups) agar karpet tidak bergeser saat diinjak.

Pencahayaan Maksimal

Kamar mandi yang gelap seringkali menyembunyikan genangan air atau sisa sabun yang berbahaya. Dengan memasang lampu LED yang terang di seluruh sudut, kalian dapat dengan mudah melihat area mana yang masih basah atau kotor.

Ruangan yang terang juga membantu mata beradaptasi dengan cepat saat berpindah dari ruang gelap, sehingga langkah kaki menjadi lebih pasti dan aman.

Kabar Trenggalek - Gaya Hidup

Editor: Zamz