Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini

Press ESC / Click X icon to close

Kabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari iniKabar Trenggalek - Informasi Berita Trenggalek Terbaru Hari ini
LoginKirim Artikel

Apa Penyebab Banjir Bandang yang Harus Diwaspadai?

KBRT - Banjir Bandang, dapat terjadi akibat kondisi alam atau ulah tangan manusia. Mengetahui penyebabnya, dapat membantu kalian untuk mempersiapkan diri lebih dini. Dibawah ini, beberapa penyebab banjir bandang yang harus kalian waspadai.

 

Sebuah bencana tidak dapat kita ukur kapan dan dimana hal tersebut akan terjadi. Banjir bandang, merupakan sebuah bencana dimana datang nya aliran banjir dengan debit air besar yang datang secara tiba-tiba.

 

Berdasarkan data Provinsi di Indonesia yang Paling Sering Dilanda Banjir hingga Akhir 2025 yang ditulis Nabilah Muhamad melalui laman Katadata, pada 1 Januari-28 November 2025 Indonesia telah tercatat mengalami sebanyak 1.502 bencana banjir bandang.

 

Dalam data tersebut, Jawa barat menempati posisi pertama provinsi yang paling sering dilanda banjir dengan total 168 kejadian sepanjang tahun 2025. Angka itu, kemudian disusul oleh Jawa Timur pada peringkat kedua dengan total 154 kejadian.

 

Maraknya bencana ini, disebabkan oleh beberapa faktor terutama ulah manusia yang sering tidak memperdulikan kondisi lingkungan. Selain itu, kondisi cuaca yang ekstrim juga dapat menjadi penyebab terjadinya bencana ini.

 

Berikut adalah beberapa penyebab bencana banjir bandang:

 

Curah Hujan Tinggi

Iklim yang tidak menentu, bisa menjadi alasan utama terjadinya bencana banjir bandang. Curah hujan tinggi yang tiba-tiba terjadi akan berdampak pada meningkatnya debit dan volume air di daratan.

 

Jika air tersebut datang terlalu sering dan tidak dapat diserap oleh tanah, hal ini nantinya akan menjadi potensi munculnya banjir bandang yang berakibat pada area sekitar terkumpulnya air.

 

Apalagi, jika lokasi terkumpulnya air berada di titik lebih tinggi daripada sekitarnya hal ini akan dapat menyebabkan kerugian atau bencana besar bagi wilayah dibawahnya.

ADVERTISEMENT

 

Membuang Sampah Sembarangan

Faktor utama penyebab banjir lainnya adalah kebiasaan manusia membuang sampah sembarangan. Tidak dapat diragukan lagi, kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan seperti di sungai atau tempat-tempat lainnya dapat menciptakan sebuah bencana.

 

Berbagai macam sampah terutama sampah plastik, dapat menyebabkan tersumbatnya aliran air sungai apabila sampah tersebut tersangkut. Semakin banyak sampah yang tersangkut, maka debit air yang tertahan juga akan semakin meningkat.

 

Hal ini, akan menimbulkan potensi bencana banjir bandang akibat debit dan volume air besar yang memberikan tekanan berlebihan.

 

Penebangan Hutan Liar

Hutan, menjadi sebuah hal penting dalam membantu meresap air kedalam tanah. Jika hutan tidak ada, tentunya tanah akan kesusahan untuk meresap air hujan apalagi dalam kondisi cuaca ekstrim.

 

Selain itu, jika hutan ditebangi secara liar akan membuat kondisi tanah tidak stabil yang nantinya akan menyebabkan bencana tanah longsor pada area sekitar atau area dibawahnya.

 

Jadi, jika hutan di sekitar kalian sudah habis ditebang secara liar, maka kalian wajib waspada terhadap bencana yang mungkin akan terjadi nantinya.

 

Bangunan di Daerah Resapan Air

Lokasi resapan air, menjadi titik dimana air hujan akan terserap kedalam tanah. Jika wilayah tersebut ditutupi dengan bangunan, air hujan akan pergi ke wilayah sekitarnya sehingga berpotensi menyebabkan bencana banjir bandang.

 

Faktor Tinggi Rendahnya Daratan

Tinggi rendahnya daratan, juga menjadi faktor yang sangat besar dalam penyebab terjadinya banjir bandang. Ketika air turun dari dataran yang lebih tinggi akan menciptakan arus yang semakin laju ketika menuju ke bawah.

 

Arus ini bisa sangat berbahaya, bahkan dapat menjebolkan tembok-tembok perumahan yang ada pada jalurnya.

Kabar Trenggalek - Edukasi

Editor: Zamz